Bagaimana CARA Meniminalkan Suhu Ruang BAKAR Mesin Kompresi Tinggi

Meningkatkan rasio kompresi adalah cara sederhana untuk meningkatkan efisiensi pembakaran. Rasio kompresi tinggi inilah yang membuat mesin modern di desain memiliki suhu kerja yang lebih tinggi. Karena mesin kompresi tinggi cenderung memiliki suhu ruang bakar tinggi yang berdampak pada knocking.

Baca juga : Gambar Keren

Berbagai cara dilakukan para engineer agar suhu ruang bakar tetap optimal meski kompresi tinggi. Karena jika tidak, efsiensi yang menjadi tujuan rasio kompresi tinggi, tidak akan tercapai jika suhu yang semakin tinggi, tanpa bisa dikendalikan. Oleh karena itu, rekayasa desain serta optimalisasi komponen dilakukan, agar suhu mesin tetap bisa terjaga. Kasus yang cukup menghebohkan adalah penggunaan rasio kompresi tinggi pada mesin Skyactiv milik Mazda.

Dengan rasio kompresi 13 : 1 suhu mesin Skyactiv bisa tetap terjaga, sehingga gejala knocking bisa dihilangkan. Untuk meminimalisir suhu ruang bakar di mesin SYACTIV, Mazda menggunakan dua teknologi pendukung pada mesin. Teknologi pertama adalah konstruksi knalpot 4-2-1, dengan konstruksi knalpot seperti ini, gas buang yang suhunya panas, kecil kemungkinan untuk masuk kembali ke ruang bakar pada silinder yang sedang terjadi proses overlap klep.

Teknologi kedua adalah penggunaan multi-hole injector, sehingga bisa membuat proses pengabutan lebih baik. Jika Anda detail memperhatikan, terdapat perbedaan rasio kompresi pada mesin K14B Suzuki Ertiga generasi terbaru (sebelumnya 10 : 1, sekarang 11 : 1, red). Dengan rasio kompresi yang semakin tinggi, berbagai cara dilakukan agar suhu mesin Suzuki Ertiga tetap optimal, agar efsiensi pembakaran bisa terjadi.

Pertama adalah penggunaan material campuran resin pada bagian cylinder head, material ini digunakan karena lebih maksimal dalam melepas panas. Kedua adalah optimalisasi water jacket dimana terdapat sirip di dalamnya sehingga sirkulasi air lebih maksimal. Ketiga adalah lubang drat busi yang diperpanjang. Dengan lubang busi yang semakin panjang, berdampak pada semakin banyak area busi yang didinginkan oleh air radiator, sehingga suhu ruang bakar bisa tetap optimal. Terbukti, jika mampu “berdamai” dengan suhu tinggi, mesin modern kini semakin efsien.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *