Dikenang sebagai Pembunuh

Tak kurang Kendro Hendra, pelaku bisnis mobile yang dulu pernah banyak menyediakan solusi dan aplikasi ketika Nokia masih berjaya, berujar di status Facebook-nya: “He will always be remembered as Nokia killer…” Tak usah untuk terlalu banyak menanya soal siapa yang sebenarnya dimaksud dengan “He” itu jika merujuk ke kalimat setelahnya.

Menurut Kendro, Apple sering dianggap sebagai perusahaan yang berhasil menentukan nasib sendiri karena memiliki hardware, software/OS dan services sendiri. Padahal sebenarnya dulu Nokia juga sudah memiliki hardware yang menguasai 45% pangsa pasar, plus OS Symbian dan berbagai services (Ovi, Map, MixRadio, dan lain-lain).

Kemudian CEO baru dari Microsoft itu (Stephen Elop) datang menggantikan Symbian (yang notabene merupakan milik Nokia sendiri) dengan WindowsPhone yang tidak laku laku di mana-mana. Gilanya, Nokia justru membayar 500 juta euro untuk lisensi Windows phone itu. Nokia kemudian merugi sampai harga akuisisi Microsoft “hanya” US$ 7 miliar. Kini Microsoft boleh bermimpi untuk menyamai Apple dengan memiliki Software atau OS dan hardware sendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *