Ramai Pengunjung Berkat Jasa SEO Semarang

Waktu Ramai

Ramai Pengunjung Berkat Jasa SEO Semarang. Timing tepat, menjadi salah satu kunci kesuksesan dalam berbisnis. Cuppa Coffee Inc (CCI) bisa jadi contoh. Coffee shop ini melesat menjadi salah tempat ngopi paling banyak dikunjungi. Tempat pun berpengaruh terhadap keramaian usaha. Sebagai contoh di mall Ratu Plaza, Jakarta. Di tempat ini pengunjung mencapai puncaknya saat makan siang alias sekitar pukul 12.00. Pengunjung akan silih berganti berdatangan hingga pukul 19.00. “Kalau sore, biasanya mereka meeting atau menunggu waktu three in one berakhir,”katanya. Perlu diketahui, setiap outlet memiliki jumlah seat berbeda-beda.

Berkisar antara 30-40 seat. Semakin besar tempatnya, tentu jumlah seat bakal bertambah. Hal ini bakal berpengaruh pula terhadap jumlah karyawan. Untuk setiap 3 meter area, bakal dilayani oleh seorang karyawan. Bukan tanpa alasan Cuppa Coffee begitu memperhatikan luas area.

Karena menuru Rian, sebuah coffee shop bukan hanya sekadar tempat bagi para pelanggan yang mencari segelas kopi. Cuppa Coffee memaksimalkan konsep coffee shop sebagai tempat yang juga bisa digunakan untuk segala acara seperti meeting, gathering, dan pastinya untuk berpesta. Sadar akan hal itu, interior ruangan di desain dengan nuansa natural dan klasik yang identik dengan kopi. Sehingga terkesan nyaman. Tak heran, selain menggunakan kursi berbahan kayu jati belanda, di tempat ini pun menyediakan deretan sofa sebagai tempat duduknya.

“Kalau duduk di sofa,tamu yang datang ingin bersantai. Waktunya bisa berjam-jam. Kalau duduk di kursi kayu, mereka duduk hanya sebentar,”ujar Rian. Harga yang ditawarkan oleh Cuppa Coffee pun tergolong ramah dikantong. Rian mengatakan, menu di tempat ini dimulai dari harga terendah Rp 30.000 hingga ratusan ribu rupiah. Tentu strategi pricing ini tak terlepas dari segmen pasar Cuppa Coffee yang memang membidik berbagai kalangan. Mulai dari mahasiswa, pekerja kantoran, hingga keluarga.

Efisiensi jadi Kunci

Seperti juga entitas bisnis yang lain, Cuppa Coffee melakukan beberapa langkah efsiensi untuk mendukung gerak bisnisnya agar lebih “lincah” dan tetap menghasilkan proft tinggi. Salah satunya dengan mengukur kebutuhan karyawan berdasarkan luas area dan tingkat kunjungan. Rian mencontohkan, sebuah tempat yang areanya kecil namun kunjungan tamu terbilang tinggi, tentu perlu karyawan yang lebih banyak ketimbang tempat yang luas dengan kunjungan tamu, normal-normal saja.

Tak ketinggalan, dukungan teknologi berperan besar dalam menjaga performa bisnis. Semisal konsep paperless yang sudah mulai diterapkan. Seperti pengiriman surat bisa melalui email tanpa harus melakukan print out. Sehingga bisa mengurangi cost untuk membeli kertas. “Hal-hal kecil seperti itu,”ujarnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *